h1

Everything Search Engine

30 January, 2010

Named as “Everything” because it really search everything in your local machine. All kind of files, folders, everything, anything. It much way better than Microsoft Search that bundled together with Windows. Or even google desktop that really exhaust your computer resources.

It has small installation file, about 334 KB for installer .exe and even smaller for portable version (272 KB) and works with most versions of Windows, 2000, XP, Vista, 2008 and even 7! And you’ll going to surprised when see how fast this tool indexing your files and folder, in my laptop With Intel Dual Core 2.4GHz, 2 GB of Memory and 160GB (90%++ full of data) of internal hardisk plus 320GB of external hard drive, it took only seconds (not even a minute) to index all files and folders. As for the search is way more faster, even when you type the name of the file(s) you need to find in the search bar, it displays the result in a very clean and simple interface. Not only has small installation file, this tool is also use minimal resources of the computer. So, you need not to worry about being slow in performance after install this tool. And best of the best of all is that this tool is FREEWARE! You can even download the SDK package if you want to develope another version of the program.

* Note : Everything will only locate files and folders on local NTFS volumes, so if you still have FAT32 or other file systems, you need to convert them to NTFS if you insist using this tool to search your stuff in your machine.

For complete FAQ, you can browse to the FAQ Page.
For download page here.
For donate the writer of the program, David Carpenter, here.

h1

SHODAN : Best Computer Search Engine, Ever!!

5 December, 2009

Have you guys ever heard about SHODAN? If you ever used google to search target that has specific criteria, then you will really interested with this new services, SHODAN. It gives you ability to search specific target, very accurate and powerful. SHODAN lets you to find servers, routers, switches, etc. that connected to the net. Simply using search bar on the above, you can find the specific target you defined. It covers not only data in the index covers but also for some services such as FTP, telnet and SSH. Pretty interesting, huh?!

No need too much talk, just try to type some keywords in the search bar above and find your targets now!

Here some examples,

~ Lets say you want to find any routers that runs cisco-ios, type “cisco-ios” in the search bar and click search.

>>> Top countries matching your search
* United States 36,037
* China 7,619
* United Kingdom 4,783
* Canada 3,450

Or, you can just click one of the more-spesific result below :
222.255.28.187
Added on 01.12.2009

HTTP/1.0 401 Unauthorized
Date: Tue, 01 Dec 2009 16:09:46 GMT
Www-authenticate: Basic realm=”level_15 or view_access”
Connection: close
Accept-ranges: none
Server: cisco-IOS

You can also put more spesific keywords in your search attempt to get more spesific target. Here some examples of the dorks :

  • To search for devices in a specific country, use: “country:2-letter country code
  • To search for hostnames, use: “hostname:full or partial host name
  • To search into specific IP ranges, use: “net:a.b.c.d/n
  • To search for specific ports, use: “port:21, 22, 23 or 80

Here some “potential” target that you can easily find by using spesific search criteria :

222.124.abc.xy FIND with your OWN
Added on 01.12.2009

HTTP/1.0 200 OK
Date: Tue, 01 Dec 2009 22:14:52 WIB
Content-type: text/html
Server: cisco-IOS/12.2 HTTP-server/1.0(1)

Just click the link of the result, and I believe from there, you know what to do (evil). No?
I won’t write the steps clearly, just clues, because in my country this kind of activities is illegal. I will not take responsibilities for what you will do next, any illegal actions that you will do is your own responsibilities. Do it at your own risk!!

Read the rest of this entry »

h1

Google Wave : Lets Waving!

1 December, 2009

Wave FAQ in Bahasa (Indonesia)

Rekan-rekan Waver dari Indonesia, ini adalah FAQ (Frequently Ask Question) tentang Google Wave dalam bahasa Indonesia. Tujuannya untuk menyambut para Waver baru dari Indonesia agar tidak kebingungan. Silahkan melakukan kontribusi dengan aturan :

FREQUENTLY ASKED QUESTION

Bagaimana cara membuat sebuah wave menjadi public
~ Dengan menambahkan public@a.gwave.com dalam contact list. Abaikan segala pesan error, cukup tekan ENTER pada keyboard.
~ Kemudian tambahkan account tersebut sebagai participant di wave yang diinginkan untuk menjadi public

Bagaimana cara mencari wave public dan tips trik-nya ?
~ Ketik “with:public” di bagian search box, akan muncul secara realtime semua wave yang bersifaf public

~ Jika ingin mencari topik tinggal disusulkan keywords tambahannya, semisal ingin mencari wave public dengan kata indonesia maka masukkan “with:public indonesia” atau lebih spesifik dengan tag misal “with:public tag:indonesia”

Bagaimana cara membuat wave public mudah dicari ?
~ Tambahkan tag (dengan klik tombol plus dibagian bawah wave)
~ Contoh tag yang umum : non-english, indonesia, faq, fun, game dll

Apa itu BOT ?
~ Bot adalah robot pembantu dalam sebuah wave. Ia berfungsi untuk mempermudah percakapan atau diskusi. Misal ada bot untuk mengubah karakter :) menjadi icon smiley, atau bot untuk membantu operasi matematika dll.

Read the rest of this entry »

h1

Missing npptools.dll in Windows 7

25 November, 2009

I found this problem when I want to instal Metasploit Framework (MSF) in my Win7 box.  And today I experienced the same problem when I install GNS3 in the same box. The dialog box said

“The application failed to start as system is unable to locate npptools.dll. Re-installing the application may correct this problem.”

Then what is this component related to? This npptools.dll is a part of NetMon (Network Monitor). Network Monitor 3.1 is a protocol analyzer. It allows you to capture network traffic, but unfortunately both of NetMon and npptools.dll are no longer part of Windows since Vista came out. In some cases, this kind of problem can be solved by installing NetMon, but in my case, I don’t want to install NetMon, so I just search another methods to solve this problem.

Then, I just simply use an old method by copying the npptools.dll to WinDir (C:\Windows\System32) directory. You can get the copy of this file here. Then, voila! It works like a charm! I can continue “ngoprek” in my box again!

Happy Ngoprek!!

h1

21 November 2009 : Gethekan di Pangalengan

24 November, 2009

Rasanya sudah lama sekali dari saat terakhir kali saya menggerakkan tubuh. Sampai benar-benar kelihatan perubahan morfologi yang cukup signifikan. Beberapa teman lama mungkin tidak mengenali saya lagi. Akhirnya, hari Sabtu, 21 November 2009, menyempatkan diri untuk mengenang masa lalu, gethekan. Mumpung sempet dan mumpung niat. Berangkatlah kita ber-4, saya sendiri, Daru, Budi, dan Takul. Rencana awalnya sih memang rame, hampir 10 orang, tapi setelah hari H tiada yang menampakkan batang jari nya sedikitpun. Hoax!

Kita ber-4 berangkat dengan modal nekat, padahal kemarin sedang gerimis rintik-rintik, tapi itu tidak menghentikan niatan untuk gethekan. Tanpa basa-basi lagi, kita tengok beberapa dokumentasinya. Hahaha, narsis dikit tidak mengapa, kan?

Read the rest of this entry »

h1

About : Social Networking

22 November, 2009

Siapa yang tak kenal facebook? Atau tengok kembali sedikit kebelakang, rivalnya yang lebih dulu booming, tapi juga lebih dulu meredup, friendster? Bahkan sekarang sudah muncul puluhan, ratusan bahkan jutaan situs jejaring sosial semacam ini. Dan sekarang, siapa yang tidak punya akun jejaring sosial tersebut? Mungkin hanya sedikit orang yang menjawab, sebagian besar orang, dari anak sd sampai yang sudah kerja, dari tukang jualan gule sapi sampai pak mentri, semuanya punya akun friendster atau facebook, bahkan mungkin keduanya mereka punya. Tak menutup kemungkinan juga, mereka memiliki lebih dari satu akun untuk satu jenis jejaring sosial yang mereka pakai. Wew…

Tapi, tahukah anda bahwa dengan menggunakan servis-servis semacam ini, anda tidak lagi memiliki privasi? Bahkan tidak sedikit yang dengan sangat percaya diri, meng-upload foto diri mereka, tanggal lahir mereka, nama pasangan, menuliskan alamat email mereka, alamat rumah mereka, bahkan nomor telepon pribadi mereka. Semua hal yang private sekarang tidak lagi rahasia. Dengan sangat baik hati mereka mengumbar rahasia mereka sendiri. Tanpa sadar bahwa informasi sensitif semacam ini bisa dan sangat mudah untuk disalahgunakan.

Sebagian mungkin berfikir, bahwa informasinya aman tersimpan didalam database server masing-masing penyedia layanan. Tetapi mereka lupa, bahwa meskipun sudah dibatasi demikian, bukanlah suatu hal yang sulit untuk mendapatkan informasi semacam itu.

Saya ingat tentang salah satu kasus penyalahgunaan informasi semacam ini,

Ada seorang pengguna layanan jejaring sosial, yang sangat percaya diri menuliskan semua hal tentang dirinya di akun nya. Dia juga merupakan pengguna layanan m-banking/phone banking dari salah satu bank besar di negara ini. Secara sadar, dia juga menuliskan nomor telepon seluler yang biasa dia gunakan untuk transaksi m-banking/phone banking. Suatu hari, handphone yang biasa dia pakai hilang, ada beberapa sms konfirmasi transaksi disana. Sang pencuri handphone ternyata juga tak hanya modal tampang sangar dan kelihaian tangan, tetapi juga memiliki kemampuan social engineering yang handal. Sang pencuri tahu bahwa dia memiliki kemungkinan untuk meraup uang lebih besar dari akun bank sang pemilik handphone. Diteleponlah layanan phone banking tersebut, berpura-pura menjadi pemilik sah nomer tersebut, dan berpura-pura lupa id nya. Setelah “ngobrol” beberapa lama dengan customer service dengan kemampuan social engineering tentunya, akhirnya sang customer service mau membantu, tentu saja dengan syarat. Mulailah dia ditanya beberapa informasi rahasia untuk memastikan bahwa dia adalah pemilik sah nomer tersebut. Dan, seperti yang sudah ditebak sebelumnya, dengan mudah sang pencuri mendapatkan informasi semacam itu dari akun jejaring sosial nya.

Read the rest of this entry »

h1

2012

19 November, 2009

Banyak yang berkomentar mengenai film ini, ada yang bilang bagus, namun tak sedikit pula yang berkomentar miring. Bahkan, beberapa dari mereka mengecap film ini sebagai film sesat. Aduh-aduh, dilihat darimana sih kok bisa sampai bilang ini film sesat?

2012, buat saya tidak lebih seperti film-film lain nya. Film Science-Fiction, layaknya Star Trek, The Mummy, dll. Yang namanya film, segalanya bisa terjadi disana, tergantung cerita dan sutradaranya kan? Kalau sutradaranya mau yang meninggal hidup lagi, bisa saja. Kalau sutradaranya mau bumi hancur, bisa saja. It all can happen in the movies! Dan justru itu hebatnya sebuah film. Film bisa mendefinisikan sebuah peristiwa yang kebanyakan orang bahkan tak bisa membayangkannya!

Tapi kenapa, bagi sebagian orang malah sampai ada yang melarang-larang orang lain menonton film ini? *tapi merekomendasikan film lain tentunya, hihihi* Apa salah film ini sampai-sampai jadi film yang terlarang? Benar-benar membuat saya gemas dan tak habis pikir.

Justru bila ada yang melarang untuk menonton film, harusnya tidak pandang bulu, karena pada dasarnya semua film adalah sesat dan haram. Sutradara yang bertindak seolah-olah adalah tuhan, yang mengatur hidup mati para pemeran nya, apakah ini bukan suatu ke-syirik-an? Itu pertama, yang kedua apakah tidak lebih berbahaya sinetron yang tayang tiap hari dari pagi sampai sore yang mengajarkan begitu banyak kekerasan dan ketidaksopanan bahkan kepada anggota keluarganya sendiri, sampai banyak yang terhipnotis yang sampai nangis-nangis bila lewat satu episode saja? JUSTRU SEPERTI INILAH YANG SESAT DAN MENYESATKAN!! DAN KENAPA YANG KINI MELARANG-LARANG NONTON 2012 TIDAK JUGA MELARANG SINETRON-SINETRON SEPERTI INI?

Sebenarnya, saya tidak memihak ataupun membela film 2012 sama sekali, bahkan saya sendiri belum nonton kok. Hanya saja, saya merasa malu, ada saudara-saudara yang mempermalukan dirinya sendiri, yang sepertinya tidak mengetahui bahwa 2012 adalah sebuah film, fiksi ilmiah. Ayolah, kalian lebih bijaksana dari ini!

Jika yang berkomentar adalah orang biasa seperti saya, tentunya tidak akan menjadi masalah, tetapi jika yang ngomong adalah seorang/atau badan yang menjadi sorotan masyarakat, tentu lain akibatnya.
Buat apa sih seseorang/atau badan ini menyoroti sesuatu yang gak penting gini? Tidak adakah hal lain yang lebih penting untuk disoroti, untuk dikomentari? Selain film yang sedang booming tentunya. Apa mau ikut terkenal? Memanfaatkan momen? Sungguh picik!

Peringatan :
Tontonlah film ini, pahami ceritanya, lihatlah bahwa siksa Gusti Allah itu bisa sebegitu dahsyatnya. Film ini menggambarkan bagaimana kemungkinan peristiwa kehancuran dunia secara lebih detail.

Tontonlah, kemudian ber-istighfar-lah, mohon ampun Gusti Allah atas segala dosa, mohon perlindungan kepada Gusti Allah dari segala bencana dan mara bahaya.

SEKARANG, BERHENTILAH MEMPERMASALAHKAN SESUATU YANG SEBENARNYA TIDAK PENTING SAMA SEKALI, KARENA YANG DEMIKIAN AKAN MEMBUAT KALIAN TERLIHAT SANGAT-SANGAT BODOH.

  • yang gak setuju boleh protes…
  • maaf bila ada kelebihan tanda baca dan penggunaan huruf kapital, ditulis dengan kegemesan yang sangat
  • h1

    Siapa yang akan menang?

    12 August, 2009

    Mulai berteriak dengan begitu kerasnya
    Berharap didengarkan oleh dunia sekelilingnya
    Siapa yang akan menang?

    Begitu kecewa hatinya dan lara
    Penantian tak ubahnya seperti neraka
    Dunianya pun berbisik
    Memanggang dan panas

    Bertahanlah
    Karena hidup tak selamanya susah
    Pun tak selamanya indah

    Lihatlah sekelilingmu sekali lagi
    Kali ini dengan hati

    h1

    Makan-makaaan!!

    11 May, 2009

    Sudah hampir 3 minggu lamanya saya berkelana di berbagai tempat. Kalau dulu berkeliling di Sumatera, sekarang giliran ujung timur pulau Jawa hingga nyebrang-nyebrang dikit sampai ke Pulaunya Para Dewa. Selama petualangan itu, saya sempat menikmati berbagai hidangan khas yang mungkin akan susah ditemukan ditempat lain selain di tempat itu. Kali ini, bukan niat mau menyaingi para pakar kuliner, tetapi hanya ingin berbagi pengalaman, baik pahit, manis, asam dan asin hidangan-hidangan di beberapa daerah di Nusantara ini, hidangan yang biasa sampai yang luar biasa menurut pendapat saya.

    Petualangan pertama mungkin diawali dari daerah dimana hampir 5 tahun saya berada disana, Bandung. Rasanya tak banyak diceritakan di daerah ini, selain memang beberapa kuliner yang cukup unik seperti Pizza Tungku di Setiabudi. Masakan sehari-hari masyarakat sana, terutama yang di rumah makan sederhana, seperti Warung Sunda, menyediakan berbagai masakan yang memang sebenarnya adalah masakan sehari-hari mereka. Orek Tempe, Sayur Asam, Rolade Kuah, dan beberapa masakan dengan rasa khas Sunda. Yah, saya sih sebenarnya tidak terlalu cocok dengan “rasa”-nya, tetapi berhubung itu satu-satunya yang bisa saya makan, bahkan hampir 5 tahun, dan karena memang saya lagi laper, tetep saja makanan-makanan itu kolu (Jawa, baca:tertelan).

    Kemudian, sejenak setelah masa-masa sekolah dilalui, akhirnya hijrah ke Ibu nya Kota nan Panas, Jakarta. Masakan disana tidak terlalu beda, bahkan saya belum menemukan makanan yang terlalu unik. Bahkan pun, di lingkungan tempat saya singgah, saya masih menjumpai warung-warung sederhana seperti Warung Sunda dan tentu saja Warung Tegal alias WarTeg. Jujur, saya sebenernya tidak terlalu ngerti, juga tidak terlalu mempedulikan nama masakan-masakan di setiap warung yang saya temui, yang penting kelihatan enak, saya pesan, dan saya makan. Bagi saya, masakan yang paling saya suka adalah tempe, dengan berbagai variasi masakan yang menggunakan tempe. Entah di goreng, di orek, atau diapapun juga, saya tetap suka tempe. Ketoprak, soto, ayam bakar, pecel lele, menjadi menu andalan setiap hari.

    Akhirnya ada kesempatan ke pulaunya para dewa. Disebut demikian karena memang dimana-mana ada dewa, ya di depan pintu, ya di pagar, ya di perempatan, semua ada dewa nya, ada yang kecil ada yang gede. Kalau malam, bener-bener serem kalau jalan-jalan sendirian, noleh kanan patung noleh kiri patung, jadi gragapan sendiri. Seminggu disini membuat saya bisa menyempatkan diri mencicipi beberapa jenis makanan disini. Entah itu lawar yang harganya tak sampai lima ribu rupiah, hingga ikan yang saya baru tahu namanya itu seperti Red Snapper, Garrouppa, dan macem-macemnya, yang harganya terbilang wah untuk sebuah bakal t*i. Hehe.

    Lawar itu kayak soto campur urap nya orang jawa. Nah loh, Kalau saya amati, di bagian kuahnya yang mirip soto, ada bahan seperti pelepah pisang, entah bener atau enggak, saya ga sempet menanyakannya.

    Pada saat makan lawar ini, ketidakberuntungan saya berawal. Pada suapan pertama, saya mendapatkan garam utuh sebesar ujung kelingking. Rasanya Maknyuss… Berhubung sudah masuk mulut, pantang untuk di lepeh kan, saya langsung gelontor dengan minuman, rasanya ngilu kalau ingat harus mengunyah garam yang bener-bener asin itu. Kemundian, ternyata ketidakberuntungan saya berlanjut. Saya sempat melirik porsi kawan saya, ternyata saya temui daging ayam di kuah soto lawarnya, dan punya saya kosong, hanya kuah dengan potongan pelepah pisang itu. Doh! Tapi saya tak mengeluh lah, saya tetap sikat sampai habis hidangan yang bernama lawar itu.

    Malamnya, saya berkesempatan menikmati sebuah restoran di pinggiran pantai Jimbaran. Its pretty damn romantic place! Terhasut oleh rayuan pak ketut yang malam itu berperan sebagai driver yang dengan setia mengantarkan ke setiap tempat yang kami inginkan. Oh iya, kami datang berempat, cowok semua *sigh*, tetapi yang makan hanya kami bertiga, sedangkan pak Ketut, terlalu sungkan untuk ikut makan bersama. Setelah berapa lama bermobilan ria dari Legian, akhirnya tiba juga di Jimbaran, kita pilih salah satu restoran, Ganesha. Tanpa pikir panjang, kita langsung masuk dan diiring oleh waiter disana, dipersilakan duduk di salah satu bangku kosong di pinggir pantai. Lampu-lampu disusun rapi dan membentang sepanjang mata memandang, terlihat semuanya restoran! Lantas kita disodori menu, kita sempet tersentak juga melihat pricelist nya. Maklum lah, masih terbawa-bawa suasana mahasiswa dulu yang hidup serba kecukupan, makan cukup sedikit, cukup sederhana sekali, dan cukup murah. Tapi kita nekat, sekali-kali lah. Ternyata untuk menu itu hanya untuk minuman saja, untuk menu utamanya, ikan, langsung suruh milih ikan-ikan hidup di aquarium. Minumnya saya langsung ambil jus strawberry. Sebelum hidangan utama, kita dapat sup ikan sebagai pembuka, dan kacang. Iya, kacang tanah goreng itu!

    Akhirnya kita berniat memilih ikan yang akan kita lahap. Sempet kasihan juga sih lihat ikan-ikan hidup di akuarium mondar-mandir kebingungan di kotak kaca itu, apalagi bentuknya aneh-aneh. Red Snapper untuk Kakap Merah, Garouppa dan beberapa nama aneh lainnya. Harga? Per kilonya dikisaran seratus ribu rupiah *sigh*. Saya akhirnya memilih ikan yang agak besar, kurang ingat namanya, karena aneh-aneh, yang saya ingat adalah beratnya 1,5 kg. Kami putuskan untuk dibakar saja ikan itu. Tidak milih yang lain-lain lagi, apalagi udang galah, lobster atau kepiting, bakal pulang tanpa celana kalau kami milih itu.

    Selama menunggu hidangan, kami juga dihibur oleh sekelompok pengamen elit, meski secara tidak langsung. Karena pengamen itu sebenernya mengincar bule-bule disekitar meja kami, tetapi tetap saja, kami bisa ikut menikmati alunan lagu-lagu yang menambah romantis suasana malam itu. Kita juga bisa melihat kelap-kelip lampu pesawat yang naik turun, take off dan landing di bandara Ngurah Rai, karena pantai Jimbaran ini konon berada tepat disamping bandara. Sayang sekali saya hanya bersama dua orang batangan, Mister Kondo dan Eri Udin. Menyesal tak saya ajak istri tercinta. One day, I’ll bring you here, Hon! Hidangan pun akhirnya datang, paket ikan bakar plus nasi sebakul dengan Ca Kangkung yang lumayan menggoda selera. Cukup mengobati kekecewaan memakan lawar tadi siang, pikir saya. Tetapi ternyata, ketidakberuntungan saya masih berlanjut malam itu. Saya tak sempat menikmati separuh porsi nasi yang saya ambil dari bakul, sebelum akhirnya ada duri nyangkut di tenggorokan. Pengin sebenernya misuh-misuh, tetapi ya percuma saja, cuma malah buang-buang energi saja. Saya pikir dengan minum akan bisa menghilangkan duri yang membuat saya tidak lagi bisa menikmati hidangan dan suasana malam itu. Tetapi ternyata sampai habis jus strawberry yang saya pesan tadi, duri itu tak juga mau turun ke perut. Nasiib nasib… yasudah saya nekat makan sampe habis, sambil berusaha menghindarkan rasa sakit akibat duri laknat itu.

    Pengen rasanya berlama-lama disana, sampai pagi mungkin, bayangkan, dipinggir pantai, saat malam, dengan lampu hias memanjang sepanjang pantai, dengan alunan lagu-lagu cinta yang dibawakan apik oleh para pengamen elit di restoran tersebut, benar-benar romantis. Bagi anda pasangan muda, sangat direkomendasikan untuk mengunjungi tempat ini. Kalau dihitung-hitung tidak begitu mahal kok, bertiga saja tak sampai dua ratus ribu untuk restoran semewah itu, apalagi suasana dan nuansanya bener-bener berkesan sekali.

    Sekembali dari pulau para dewa, lompat ke Jakarta, akhirnya dikirim lagi ngepet ke Surabaya. Hingga tulisan ini dibuat, saya masih berada di sebuah hotel di seputaran Pandegiling. Setelah seminggu di pulau para dewa, setelah merasa kesulitan mencari makanan yang boleh ditelan, setelah seminggu diiming-imingi berbagai hidangan dengan bahan dasar hewan tanpa leher alias si babi (bahkan kami sempat hanya sarapan jus dan roti bakar, karena breakfast hotel hanya menggunakan daging babih untuk semua hidangannya pagi itu, untung ga jadi kurus karena cuma sarapan roti, hehe..) akhirnya bisa mencicipi masakan Jawa, bener-bener nikmat, maknyuss tenan. Ya pecel khas Ponorogo, soto orang Lamongan, bener-bener joss tenan! Bukan niat mendiskreditkan masakan dari daerah lain, tetapi mungkin sensor di lidah saya langsung bekerja maksimal disini. Sudah enak, murah pula. Bahkan ketika mbayari beberapa orang pun, tidak semahal kalau di daerah lain. Bener-bener masakan rumah, sudah kangen masakane mamah. Berapa tahun tidak merasakan masakan rumah, sungguh terasa bedanya.

    Didepan hotel, sepanjang jalan Pandegiling, kalau malam berubah jadi pasar. Sekian puluh pedagang menggelar dagangannya, setiap malam, sandhangan, makanan, termasuk hidangan babi kecap Pandegiling. Di Jalan Urip Sumoharjo, ada foodcourt, yang setiap malam ada hiburan organ tunggal, hidangane juga macem-macem, tapi semuanya dijamin boleh ditelan kok, murah-murah pula dan yang terpenting, tetap enak, citarasa tinggi! Hampir tiap malam, hampir 10 hari, saya makan malam disana, mungkin ibu-ibu pengelolanya sudah mulai hapal muka saya. Tempatnya cukup strategis, juga enak buat makan.

    Sudah dulu mungkin untuk malam ini, sudah ngantuk, kali lain disambung lagi, atau dicrita yang lain lagi.

    h1

    Gaza Tonight

    17 January, 2009

    By Michael Heart

    A blinding flash of white light

    Lit up the sky over Gaza tonight

    People running for cover

    Not knowing whether they’re dead or alive

    They came with their tanks and their planes

    With ravaging fiery flames

    And nothing remains

    Just a voice rising up in the smoky haze

    Read the rest of this entry »