h1

2012

19 November, 2009

Banyak yang berkomentar mengenai film ini, ada yang bilang bagus, namun tak sedikit pula yang berkomentar miring. Bahkan, beberapa dari mereka mengecap film ini sebagai film sesat. Aduh-aduh, dilihat darimana sih kok bisa sampai bilang ini film sesat?

2012, buat saya tidak lebih seperti film-film lain nya. Film Science-Fiction, layaknya Star Trek, The Mummy, dll. Yang namanya film, segalanya bisa terjadi disana, tergantung cerita dan sutradaranya kan? Kalau sutradaranya mau yang meninggal hidup lagi, bisa saja. Kalau sutradaranya mau bumi hancur, bisa saja. It all can happen in the movies! Dan justru itu hebatnya sebuah film. Film bisa mendefinisikan sebuah peristiwa yang kebanyakan orang bahkan tak bisa membayangkannya!

Tapi kenapa, bagi sebagian orang malah sampai ada yang melarang-larang orang lain menonton film ini? *tapi merekomendasikan film lain tentunya, hihihi* Apa salah film ini sampai-sampai jadi film yang terlarang? Benar-benar membuat saya gemas dan tak habis pikir.

Justru bila ada yang melarang untuk menonton film, harusnya tidak pandang bulu, karena pada dasarnya semua film adalah sesat dan haram. Sutradara yang bertindak seolah-olah adalah tuhan, yang mengatur hidup mati para pemeran nya, apakah ini bukan suatu ke-syirik-an? Itu pertama, yang kedua apakah tidak lebih berbahaya sinetron yang tayang tiap hari dari pagi sampai sore yang mengajarkan begitu banyak kekerasan dan ketidaksopanan bahkan kepada anggota keluarganya sendiri, sampai banyak yang terhipnotis yang sampai nangis-nangis bila lewat satu episode saja? JUSTRU SEPERTI INILAH YANG SESAT DAN MENYESATKAN!! DAN KENAPA YANG KINI MELARANG-LARANG NONTON 2012 TIDAK JUGA MELARANG SINETRON-SINETRON SEPERTI INI?

Sebenarnya, saya tidak memihak ataupun membela film 2012 sama sekali, bahkan saya sendiri belum nonton kok. Hanya saja, saya merasa malu, ada saudara-saudara yang mempermalukan dirinya sendiri, yang sepertinya tidak mengetahui bahwa 2012 adalah sebuah film, fiksi ilmiah. Ayolah, kalian lebih bijaksana dari ini!

Jika yang berkomentar adalah orang biasa seperti saya, tentunya tidak akan menjadi masalah, tetapi jika yang ngomong adalah seorang/atau badan yang menjadi sorotan masyarakat, tentu lain akibatnya.
Buat apa sih seseorang/atau badan ini menyoroti sesuatu yang gak penting gini? Tidak adakah hal lain yang lebih penting untuk disoroti, untuk dikomentari? Selain film yang sedang booming tentunya. Apa mau ikut terkenal? Memanfaatkan momen? Sungguh picik!

Peringatan :
Tontonlah film ini, pahami ceritanya, lihatlah bahwa siksa Gusti Allah itu bisa sebegitu dahsyatnya. Film ini menggambarkan bagaimana kemungkinan peristiwa kehancuran dunia secara lebih detail.

Tontonlah, kemudian ber-istighfar-lah, mohon ampun Gusti Allah atas segala dosa, mohon perlindungan kepada Gusti Allah dari segala bencana dan mara bahaya.

SEKARANG, BERHENTILAH MEMPERMASALAHKAN SESUATU YANG SEBENARNYA TIDAK PENTING SAMA SEKALI, KARENA YANG DEMIKIAN AKAN MEMBUAT KALIAN TERLIHAT SANGAT-SANGAT BODOH.

  • yang gak setuju boleh protes…
  • maaf bila ada kelebihan tanda baca dan penggunaan huruf kapital, ditulis dengan kegemesan yang sangat
  • h1

    Siapa yang akan menang?

    12 August, 2009

    Mulai berteriak dengan begitu kerasnya
    Berharap didengarkan oleh dunia sekelilingnya
    Siapa yang akan menang?

    Begitu kecewa hatinya dan lara
    Penantian tak ubahnya seperti neraka
    Dunianya pun berbisik
    Memanggang dan panas

    Bertahanlah
    Karena hidup tak selamanya susah
    Pun tak selamanya indah

    Lihatlah sekelilingmu sekali lagi
    Kali ini dengan hati

    h1

    Makan-makaaan!!

    11 May, 2009

    Sudah hampir 3 minggu lamanya saya berkelana di berbagai tempat. Kalau dulu berkeliling di Sumatera, sekarang giliran ujung timur pulau Jawa hingga nyebrang-nyebrang dikit sampai ke Pulaunya Para Dewa. Selama petualangan itu, saya sempat menikmati berbagai hidangan khas yang mungkin akan susah ditemukan ditempat lain selain di tempat itu. Kali ini, bukan niat mau menyaingi para pakar kuliner, tetapi hanya ingin berbagi pengalaman, baik pahit, manis, asam dan asin hidangan-hidangan di beberapa daerah di Nusantara ini, hidangan yang biasa sampai yang luar biasa menurut pendapat saya.

    Petualangan pertama mungkin diawali dari daerah dimana hampir 5 tahun saya berada disana, Bandung. Rasanya tak banyak diceritakan di daerah ini, selain memang beberapa kuliner yang cukup unik seperti Pizza Tungku di Setiabudi. Masakan sehari-hari masyarakat sana, terutama yang di rumah makan sederhana, seperti Warung Sunda, menyediakan berbagai masakan yang memang sebenarnya adalah masakan sehari-hari mereka. Orek Tempe, Sayur Asam, Rolade Kuah, dan beberapa masakan dengan rasa khas Sunda. Yah, saya sih sebenarnya tidak terlalu cocok dengan “rasa”-nya, tetapi berhubung itu satu-satunya yang bisa saya makan, bahkan hampir 5 tahun, dan karena memang saya lagi laper, tetep saja makanan-makanan itu kolu (Jawa, baca:tertelan).

    Kemudian, sejenak setelah masa-masa sekolah dilalui, akhirnya hijrah ke Ibu nya Kota nan Panas, Jakarta. Masakan disana tidak terlalu beda, bahkan saya belum menemukan makanan yang terlalu unik. Bahkan pun, di lingkungan tempat saya singgah, saya masih menjumpai warung-warung sederhana seperti Warung Sunda dan tentu saja Warung Tegal alias WarTeg. Jujur, saya sebenernya tidak terlalu ngerti, juga tidak terlalu mempedulikan nama masakan-masakan di setiap warung yang saya temui, yang penting kelihatan enak, saya pesan, dan saya makan. Bagi saya, masakan yang paling saya suka adalah tempe, dengan berbagai variasi masakan yang menggunakan tempe. Entah di goreng, di orek, atau diapapun juga, saya tetap suka tempe. Ketoprak, soto, ayam bakar, pecel lele, menjadi menu andalan setiap hari.

    Akhirnya ada kesempatan ke pulaunya para dewa. Disebut demikian karena memang dimana-mana ada dewa, ya di depan pintu, ya di pagar, ya di perempatan, semua ada dewa nya, ada yang kecil ada yang gede. Kalau malam, bener-bener serem kalau jalan-jalan sendirian, noleh kanan patung noleh kiri patung, jadi gragapan sendiri. Seminggu disini membuat saya bisa menyempatkan diri mencicipi beberapa jenis makanan disini. Entah itu lawar yang harganya tak sampai lima ribu rupiah, hingga ikan yang saya baru tahu namanya itu seperti Red Snapper, Garrouppa, dan macem-macemnya, yang harganya terbilang wah untuk sebuah bakal t*i. Hehe.

    Lawar itu kayak soto campur urap nya orang jawa. Nah loh, Kalau saya amati, di bagian kuahnya yang mirip soto, ada bahan seperti pelepah pisang, entah bener atau enggak, saya ga sempet menanyakannya.

    Pada saat makan lawar ini, ketidakberuntungan saya berawal. Pada suapan pertama, saya mendapatkan garam utuh sebesar ujung kelingking. Rasanya Maknyuss… Berhubung sudah masuk mulut, pantang untuk di lepeh kan, saya langsung gelontor dengan minuman, rasanya ngilu kalau ingat harus mengunyah garam yang bener-bener asin itu. Kemundian, ternyata ketidakberuntungan saya berlanjut. Saya sempat melirik porsi kawan saya, ternyata saya temui daging ayam di kuah soto lawarnya, dan punya saya kosong, hanya kuah dengan potongan pelepah pisang itu. Doh! Tapi saya tak mengeluh lah, saya tetap sikat sampai habis hidangan yang bernama lawar itu.

    Malamnya, saya berkesempatan menikmati sebuah restoran di pinggiran pantai Jimbaran. Its pretty damn romantic place! Terhasut oleh rayuan pak ketut yang malam itu berperan sebagai driver yang dengan setia mengantarkan ke setiap tempat yang kami inginkan. Oh iya, kami datang berempat, cowok semua *sigh*, tetapi yang makan hanya kami bertiga, sedangkan pak Ketut, terlalu sungkan untuk ikut makan bersama. Setelah berapa lama bermobilan ria dari Legian, akhirnya tiba juga di Jimbaran, kita pilih salah satu restoran, Ganesha. Tanpa pikir panjang, kita langsung masuk dan diiring oleh waiter disana, dipersilakan duduk di salah satu bangku kosong di pinggir pantai. Lampu-lampu disusun rapi dan membentang sepanjang mata memandang, terlihat semuanya restoran! Lantas kita disodori menu, kita sempet tersentak juga melihat pricelist nya. Maklum lah, masih terbawa-bawa suasana mahasiswa dulu yang hidup serba kecukupan, makan cukup sedikit, cukup sederhana sekali, dan cukup murah. Tapi kita nekat, sekali-kali lah. Ternyata untuk menu itu hanya untuk minuman saja, untuk menu utamanya, ikan, langsung suruh milih ikan-ikan hidup di aquarium. Minumnya saya langsung ambil jus strawberry. Sebelum hidangan utama, kita dapat sup ikan sebagai pembuka, dan kacang. Iya, kacang tanah goreng itu!

    Akhirnya kita berniat memilih ikan yang akan kita lahap. Sempet kasihan juga sih lihat ikan-ikan hidup di akuarium mondar-mandir kebingungan di kotak kaca itu, apalagi bentuknya aneh-aneh. Red Snapper untuk Kakap Merah, Garouppa dan beberapa nama aneh lainnya. Harga? Per kilonya dikisaran seratus ribu rupiah *sigh*. Saya akhirnya memilih ikan yang agak besar, kurang ingat namanya, karena aneh-aneh, yang saya ingat adalah beratnya 1,5 kg. Kami putuskan untuk dibakar saja ikan itu. Tidak milih yang lain-lain lagi, apalagi udang galah, lobster atau kepiting, bakal pulang tanpa celana kalau kami milih itu.

    Selama menunggu hidangan, kami juga dihibur oleh sekelompok pengamen elit, meski secara tidak langsung. Karena pengamen itu sebenernya mengincar bule-bule disekitar meja kami, tetapi tetap saja, kami bisa ikut menikmati alunan lagu-lagu yang menambah romantis suasana malam itu. Kita juga bisa melihat kelap-kelip lampu pesawat yang naik turun, take off dan landing di bandara Ngurah Rai, karena pantai Jimbaran ini konon berada tepat disamping bandara. Sayang sekali saya hanya bersama dua orang batangan, Mister Kondo dan Eri Udin. Menyesal tak saya ajak istri tercinta. One day, I’ll bring you here, Hon! Hidangan pun akhirnya datang, paket ikan bakar plus nasi sebakul dengan Ca Kangkung yang lumayan menggoda selera. Cukup mengobati kekecewaan memakan lawar tadi siang, pikir saya. Tetapi ternyata, ketidakberuntungan saya masih berlanjut malam itu. Saya tak sempat menikmati separuh porsi nasi yang saya ambil dari bakul, sebelum akhirnya ada duri nyangkut di tenggorokan. Pengin sebenernya misuh-misuh, tetapi ya percuma saja, cuma malah buang-buang energi saja. Saya pikir dengan minum akan bisa menghilangkan duri yang membuat saya tidak lagi bisa menikmati hidangan dan suasana malam itu. Tetapi ternyata sampai habis jus strawberry yang saya pesan tadi, duri itu tak juga mau turun ke perut. Nasiib nasib… yasudah saya nekat makan sampe habis, sambil berusaha menghindarkan rasa sakit akibat duri laknat itu.

    Pengen rasanya berlama-lama disana, sampai pagi mungkin, bayangkan, dipinggir pantai, saat malam, dengan lampu hias memanjang sepanjang pantai, dengan alunan lagu-lagu cinta yang dibawakan apik oleh para pengamen elit di restoran tersebut, benar-benar romantis. Bagi anda pasangan muda, sangat direkomendasikan untuk mengunjungi tempat ini. Kalau dihitung-hitung tidak begitu mahal kok, bertiga saja tak sampai dua ratus ribu untuk restoran semewah itu, apalagi suasana dan nuansanya bener-bener berkesan sekali.

    Sekembali dari pulau para dewa, lompat ke Jakarta, akhirnya dikirim lagi ngepet ke Surabaya. Hingga tulisan ini dibuat, saya masih berada di sebuah hotel di seputaran Pandegiling. Setelah seminggu di pulau para dewa, setelah merasa kesulitan mencari makanan yang boleh ditelan, setelah seminggu diiming-imingi berbagai hidangan dengan bahan dasar hewan tanpa leher alias si babi (bahkan kami sempat hanya sarapan jus dan roti bakar, karena breakfast hotel hanya menggunakan daging babih untuk semua hidangannya pagi itu, untung ga jadi kurus karena cuma sarapan roti, hehe..) akhirnya bisa mencicipi masakan Jawa, bener-bener nikmat, maknyuss tenan. Ya pecel khas Ponorogo, soto orang Lamongan, bener-bener joss tenan! Bukan niat mendiskreditkan masakan dari daerah lain, tetapi mungkin sensor di lidah saya langsung bekerja maksimal disini. Sudah enak, murah pula. Bahkan ketika mbayari beberapa orang pun, tidak semahal kalau di daerah lain. Bener-bener masakan rumah, sudah kangen masakane mamah. Berapa tahun tidak merasakan masakan rumah, sungguh terasa bedanya.

    Didepan hotel, sepanjang jalan Pandegiling, kalau malam berubah jadi pasar. Sekian puluh pedagang menggelar dagangannya, setiap malam, sandhangan, makanan, termasuk hidangan babi kecap Pandegiling. Di Jalan Urip Sumoharjo, ada foodcourt, yang setiap malam ada hiburan organ tunggal, hidangane juga macem-macem, tapi semuanya dijamin boleh ditelan kok, murah-murah pula dan yang terpenting, tetap enak, citarasa tinggi! Hampir tiap malam, hampir 10 hari, saya makan malam disana, mungkin ibu-ibu pengelolanya sudah mulai hapal muka saya. Tempatnya cukup strategis, juga enak buat makan.

    Sudah dulu mungkin untuk malam ini, sudah ngantuk, kali lain disambung lagi, atau dicrita yang lain lagi.

    h1

    Gaza Tonight

    17 January, 2009

    By Michael Heart

    A blinding flash of white light

    Lit up the sky over Gaza tonight

    People running for cover

    Not knowing whether they’re dead or alive

    They came with their tanks and their planes

    With ravaging fiery flames

    And nothing remains

    Just a voice rising up in the smoky haze

    Read the rest of this entry »

    h1

    A simple pray

    13 January, 2009

    God, grant me the serenity to accept the things I cannot change…
    The courage to change the things that I can…
    And wisdom…
    Wisdom to know the difference.
    Living one day at a time
    and enjoying one moment at a time,accepting hardships
    as the pathway to peace.

    Taking this sinful world as it is,
    not as I would have it.
    Trusting that He will make all things right if I surrender to His will,
    that I may be reasonably happy in this life
    and supremely happy with Him forever in the next.

    Mr. Brooks, 2007

    h1

    Free Internet Access From Google!

    5 January, 2009

    Google TiSPSudah lama memang google mencanangkan program ini yaitu pada tahun 2007 yang lalu. Nama programnya adalah Google TiSP (Toilet Internet Service Provider). Program ini, seperti namanya adalah akses internet gratis yang dipersembahkan oleh google dengan menggunakan toilet dan saluran pembuangan rumah lainnya. Hanya dengan register di google, maka google akan mengirimkan ke rumah anda peralatan yang diperlukan. Bandwidth yang ditawarkan pun tak tanggung-tanggung, cukup untuk menghidupi kebutuhan kampus saya saat ini yaitu 8Mbps (2Mbps untuk upload) atau jika ingin lebih, anda dapat mengambil paket yang berbayar yang menawarkan bandwidth akses sebesar 32Mbps. Bukan main kan?

    Berikut adalah gambar sistem Google TiSP :
    http://google.com/tisp/

    Referensi :

    1. Google TiSP
    2.Google TiSP FAQ
    3. Installation page

    Tetapi sayangnya, program ini hanyalah salah satu banyolan dari google.com. Termasuk dari sekian banyak guyonan, hoax, april mop, april fool yang dibuat oleh google.com! Meskipun sudah lama, tetap saja membuat saya tertawa jika membacanya lagi.

    April fool yang lain yang diluncurkan google pada tahun 2007 yang lalu adalah Gmail Paper. Dimana program ini menawarkan versi print out dari inbox anda. Cukup dengan mengenable kan fitur ini di gmail anda, maka anda akan mendapatkan salinan hardcopy dari setiap email yang anda dapatkan yang dikirimkan google.com langsung ke alamat anda. Keren bukan?
    Gmail Paper

    Hahahaha, ternyata google pun memiliki selera humor yang sangat tinggi. Lihat saja, bahkan terlihat hoax yang dibikin nya pun dibuat tersistem, bahkan sempat take pic untuk iklan. Ckckckck…

    Masih ada banyak lagi hoax/april mop yang dibuat oleh google. Silakan anda cek di wikipedia.com untuk versi lengkapnya. Kira-kira hoax apalagi ya yang bakal dibuat oleh google tahun ini? Kita tunggu saja.

    h1

    Beberapa aplikasi penting untuk MacOSX

    3 December, 2008

    Menggunakan Mac sungguh menyenangkan. Membuat hidup serasa indah dan mudah. Berbagai aplikasi inovatif dan atraktif pun tersedia. Sudah cukup banyak yang saya coba dan install mulai dari yang versi demo, free, maupun yang kraked. Beberapa yang menurut saya pantas dicoba adalah sebagai berikut.

    1. iWork 08
    Sebagai aplikasi office yang lengkap, iWork membundle trio aplikasi yang super keren. Tentu saja anda dan saya sudah tahu tentang aplikasi-aplikasi tersebut. Keynote sang presenter, Numbers sang penghitung dan Pages sang pengganti Ms. Word.

    2. Microsoft Office for Mac 2008
    Tidak ada alasan khusus kenapa saya menginstall dua macam office suite seperti ini. Saya hanya ingin mencoba fitur-fitur yang ditawarkan oleh Microsoft pada produk office suite nya ini di Mac. Dengan interface yang cukup fancy, rasanya tidak ada salahnya untuk menyandingkan office suite ini dengan iWork yang elegan. Siapa tahu anda juga butuh sekedar “penyegaran” seperti saya. :D

    3. Adobe Photoshop
    Aplikasi ini, seperti yang anda tahu, adalah image editor yang menawarkan beragam fitur dan beragam fungsi editing. Meskipun anda bukan seorang desainer, tidak ada salahnya menginstall aplikasi ini.

    4. Stuffit Deluxe
    Menawarkan fitur kompresi dekompresi file dalam berbagai format. Sangat berguna mengingat banyak sekali file yang didistribusikan dalam format terkompresi.

    5. Missing Sync for Windows Mobile
    Sepertinya saya masih belum bisa sepenuhnya terlepas dari jerat Windows. Telepon genggam saya menggunakan Windows Mobile 6. Sehingga agar dapat tetap tersinkronisasi dengan Mac, saya gunakan aplikasi ini.

    6. Comic Life
    Hampir saja lupa. Anda termasuk orang iseng yang kreatif? Sangat direkomendasi untuk menginstall aplikasi ini. Membuat komik dari koleksi foto-foto yang anda miliki. Keren!

    7. Toast Titanium
    Bakar-membakar file dalam CD/DVD? Membuat image CD/DVD? Saya menggunakan Toast Titanium.

    8. iLife
    Saya hanya menginstall beberapa aplikasi dari iLife ini, tidak seluruhnya. Sebab untuk menginstall semua aplikasi yang terbundel dalam iLife, dibutuhkan cukup banyak space hardisk. Berhubung saya tidak terlalu memerlukan Garage Band, saya exclude saja dari proses instalasi.

    9. Chicken of the VNC
    Urusan remote meremote server. Serahkan saja pada Chicken of the VNC. Cool!

    10. Skitch
    Capture screen seluruh layar maupun sebagian? Langsung upload ke skitch.com dan share di forum atau blog. Mantab!

    11. Quicksilver
    Another spotlight

    12. EventBox
    Feed Reader, fetch dari Facebook, Twitter, Flickr, Reddit, Pownce, Digg. Tidak perlu susah-susah membuka browser. Praktis!

    13. AppZapper, CleanApp
    Uninstall aplikasi secara total

    14. Camino, Opera, Firefox
    Browser yang ciamik!

    15. CrossOver
    Bagi para switcher yang belum bisa sepenuhnya lepas dari Windows.

    16. HexEdit
    Hex Editing, tentu saja.

    17. EverSave
    Tidak perlu khawatir dokumen belum tersimpan saat ada aplikasi crash.

    18. Back in Time
    Aplikasi yang bekerja sama dengan Time Machine, lebih banyak fitur.

    19. Desktop Manager
    Bila rindu dengan Cube nya Fusion.

    20. MPlayer OSX
    Punya file multimedia yang susah dibuka? Pakai saja MPlayer.

    21. iKana
    Siapa tahu kesampean pergi ke Jepang. Jadi perlu latihan dari sekarang. :D

    22. iSerial, KCNSCrew
    Ehm ehm, Aplikasi “PANAS” nih.

    23. Lingon
    Sang Automator

    24. MacNikto
    Web Tester

    25. Property List Editor
    Buat iseng aja kok

    26. Snapz Pro X
    Camtasia tahu kan? Ini Screen Capture buat Mac.

    27. XSlimmer
    Rampingkan MacOSX anda!

    28. You Control Desktop
    Another Desktop eye candy

    29. Money
    Tracking pengeluaran dan pemasukan anda!

    30. ScreenLock
    Seperti namanya.

    Dan beragam aplikasi lainnya. Sudah lumayan capek nih nulisnya. Dengan sekian banyak aplikasi terinstall, belum lagi ditambah bawaan Mac, maka jadi seperti inilah Dock dan menubar saya.

    Dock
    Uploaded with plasq’s Skitch!

    Skitch
    Uploaded with plasq’s Skitch!
    h1

    Kalyway Combo Update 10.5.5

    6 November, 2008

    Sudah agak lama sih, tapi ga papa di bahas lagi mengenai mengupdate sistem hackintosh ke versi terakhir 10.5.5
    Disadur dari situsnya Bike Town dengan sangat acak-acakan tetapi tidak merubah isinya.

    Bahan-bahan :

    1. Pre update dan post update patch
    2. Combo update resmi dari Apple Inc.

    Langkah-langkah *memasak?* :

    1. Di dalam file Archive1.1.5.zip terdapat 2 file pre dan post update, taro dalam satu folder dengan combo update dari Apple Inc.
    2. Jalankan prepare for combo update patch. JANGAN RESTART!
    3. Jalankan combo update resmi dari Apple Inc. JANGAN RESTART!
    4. Jalankan post combo update patch. Customize pilihan nya, jika sudah selesai, RESTART!
    PERHATIKAN URUTAN LANGKAH-LANGKAH DIATAS, JANGAN TERBALIK-BALIK!

    Keterangan customize option :

    KERNEL :

    ~ 9.2.0 ToH: Merupakan kernel 9.2.0 ToH Sleep, aman untuk digunakan, tetapi tidak disarankan, lebih disarankan menggunakan versi 9.4.0.
    ~ 9.4.0 StageXNU: Jika ga ngerti musti pilih mana, pilih ini aja.
    ~ 9.5.0 Vanilla: Untuk prosesor INTEL keluarga core (dual/quad) dengan chipset INTEL. Termasuk perbaikan mengenai shutdown/restart/sleep. Tetapi ada kemungkinan gagal bila kita ga punya sistem yang kompatibel. Dapat menyebabkan reboot yang berkepanjangan. Hati-hati memilih. Meskipun saya menggunakan kernel versi ini sekarang.
    ~ Voodoo Magic : Masih beta, silakan pake jika anda seorang developer.

    CHIPSET :

    ~ Intel : Jangan lupa setting AHCI di bios
    ~ VIA : Untuk yang menggunakan chipset via
    ~ Nforce : Tidak diperlukan bila sudah memiliki versi tes yang terakhir. Tetapi meskipun dipilih, bila yang sudah ada lebih baru, tidak teroverwrite kok.
    ~ Intel : Untuk yang tidak memiliki opsi AHCI di biosnya.
    ~ Just restore : menggunakan driver-driver dari 10.5.x (sebelumnya)

    VIDEO :

    ~ ATI : Untuk ATI XT1950 dengan device id 7180 7299
    ~ Intel : GMA 900, GMA 950 dan GMA 3100.
    ~ NVIDIA : Untuk nvidia. Bagi yang memiliki mobo dengan chipset nforce harus memilih juga nforce fixed nvidia gfx juga.

    AUDIO :

    ~ ALC : Untuk ALC, belum tau bisa apa enggak
    ~ HDA : HDAenabler (bukan untuk conexant)
    ~ ADI : bukan driver, tapi installer, setelah update silakan install manual di folder Applications.
    ~ Just Restore : tetap memakai driver dari versi sebelumnya

    NETWORK

    ~ Just Restore : pake yang lama
    ~ Marvel Yukon/2 : untuk kartu jaringan dengan chipset dari yukon.

    FUNGSI SISTEM :

    ~ SMBIOS : MacPro untuk desktop PC, Macbook untuk laptop (keterangan di about this mac)
    ~ USB 2.0 Controller Fix : untuk USB yang sama sekali tidak dikenali sistem, bukan untuk yang karena tidak ter-mount otomatis, baca postingan sebelumnya untuk masalah ini.
    ~ ACPI-APIC : Bila tadi milih kernel diatas bukan yang vanilla, boleh memakai ini, bila memilih vanilla, jangan pilih opsi ini!
    ~ PS/2 - Battery Meter : Tau lah, keyboard mouse dan battery untuk pengguna laptop
    ~ Additional fixes : Ga usah dipilih

    DSMOS FIX :

    ~ DSMOS Script Fix: untuk yang bermasalah dengan dsmos nya.

    Note :

    untuk laptop saya Compaq V3105TU opsi yang saya pilih (update dari kalyway 10.5.2) :

    ~ Kernel : Vanilla
    ~ Chipset : Intel yang tanpa AHCI
    ~ Video : Intel GMA950
    ~ Audio : Just Restore (Conexant memakai Azalia)
    ~ Network : Just Restore
    ~ Fungsi sistem : PS/2 - Battery Meter
    ~ DSMOS Fix : No

    Update berhasil, tetapi ada masalah dengan keyboard dan trackpad nya. ga dikenali sama sekali.
    usut punya usut, iseng punya iseng, replace aja ApplePS2Controller.kext di /S/L/E dengan yang lama… bisa di dapet di backup nya…
    lah, gimana caranya ganti orang keyboard sama mouse disabled? ga keabisan akal, pake mouse USB, download virtual keyboard, trus klak klik deh…
    abis kopi paste, restart,,, and all done! keyboard dan trackpad nyala lagi…

    Selamat ngoprek!

    Resource :

    1. InsanelyMac.com
    2. Bike Town

    h1

    Pixelview PlayTV Pro BT878 + FM in Ubuntu

    3 November, 2008

    As I finish to install Ubuntu in my Desktop (Hey, where is my Gentoo?), I need to get all things works.

    No need too much talk, let’s start the documentation.

    First thing to do is find out what kind of chipset your TV card use. There are lots kind of chipset out there, lots enough to make you crazy if you’re planning to try them one by one. I’m using Pixelview PlayTV Pro with BT878 Chipset (you can find this information in your TV card, yap just right there! :) ) so I will focus this documentation to this kind of card, if you have any other kind of chipset, you may find the answer here.

    If you’re sure that your card just like mine, you may continue reading, but if not, I think you should move your mouse to close this tab and find another blog. Hehehe, just kidding.

    Okay, lets begin with check if the card already recognized by the system, type the following command in your terminal, you may doing “su” or “sudo -s” to switch your account to root first.

    dmesg | grep Bt

    the output should like this :

    [ 58.088336] bttv: Bt8xx card found (0).
    [ 58.088381] bttv0: Bt878 (rev 17) at 0000:00:0a.0, irq: 19, latency: 64, mmio: 0xdb700000
    [ 58.661686] bt878: Bt878 AUDIO function found (0).

    Congratulation, your card has been recognized by your system. Add the “bttv” to the /etc/modules. Just put it at the end of the file. As root, type :

    echo "bttv" >> /etc/modules

    Then create a file named Bttv under /etc/modprobe.d/ directory, as root, type :

    gedit /etc/modprobe.d/Bttv

    Copy and paste the following script :

    ############## Copy Begins Here #################

    # i2c
    alias char-major-89 i2c-devb
    options i2c-algo-bit bit_test=1
    # bttv
    alias char-major-81 videodev
    alias char-major-81-0 bttv
    # My TV Card
    options bttv card=37 tuner=30 radio=1 pll=1 adc_crush=0

    ############## Copy Ends Here #################

    This line “options bttv card=37 tuner=30 radio=1 pll=1 adc_crush=0“, as I told you before that I’m using Pixelview PlayTV Pro, according to the CARDLIST, it has number 37. My chipset is bt878, but which one should I use? I starting to pay more attention in every detail information in my TV card. I found that it has detail model “FM1216″, just search it in the page then I find the number of my tuner is 30. That’s how I found that number. And then, because my TV card is also support radio (+FM), I’m telling the system that I’m using radio (radio=1).

    After all that pain, you may now install TV application you like, I recommend you tvtime or xawtv, and for the radio, use gnomeradio. If you install xawtv, the configuration file is under your /home (~/.xawtv) directory.
    Run this command before launch xawtv to start scan tv channels :

    scantv -C /dev/vbi0 -s -o ~/.xawtv

    for Indonesia, make sure you choose PAL-BG or PAL, and for the channel table, choose West-Europe or Europe. Then run xawtv

    xawtv -c /dev/vbi0

    Until this step, you should be able to watch Shinchan or Doraemon already. Don’t miss Mancing Mania every Sunday at 4 PM! ^^

    Note :

    1. Indonesian should use PAL or PAL-BG and West-Europe or Europe for channel table.
    2. Make sure you have already set your VGA card by installing the proper driver.
    3. The CARDLIST and tuner number can be found here.
    4. Pay attention in every detail information in you TV card.
    5. To listening radio, make sure you change the Radio Source to /dev/radio0 (default /dev/radio)
    6. Enjoy your tv and radio using Pixelview PlayTV Pro in your linux.

    h1

    Meet My New Mac Pro

    18 October, 2008

    Uploaded with plasq’s Skitch!

    About This Mac

    I just successfully transform my Compaq laptop into MacPro. I’m quite familiar with the installation since it was not my first time. I already use 10.4.8, The Tiger in my Desktop. And I used to have Leopard 10.5.0 in my iBook. Using the installer of Leopard Kalyway 10.5.2 that I bought from e-store couple days ago. It was a short installation, almost all of my hardware had been recognized by default. The driver of my graphic card, Intel 945GM Express, was successfully loaded with Intel GMA 950 driver that was available in the installation menu. My soundcard, *which I forget the detail* was also recognized and installed using the Intel Conexant High Definition Audio Driver (HDA). Event the multimedia button, for tuning the volume of the audio in front of the display, also been recognized and installed. The only one I couldn’t use was my WLAN card. I’m using Intel PRO 3945 Wireless LAN Card. It has no driver yet for Mac. Too bad actually, but it’s okay. I still can using my Ethernet card, Intel Pro. I need to install the driver before it be recognized by the system.

    The installation only took about 45 minutes for the system. And it was very easy and fun. And then voila! The very cool welcome screen appears in my LCD. Cool! The very first thing to do is check that my important devices been recognized by the system. There are some devices that needs the driver installed before I could use. And some device needs to be tweak a little before it working properly. Just like my Universal Serial Bus port. By default, my USB mice was recognized and working properly. Just when I’m about to using my USB Mass Storage, it display nothing. My USB Mass Storage was not recognized at all!

    Then I begin to search for the solution of this problem. And thank God I found it in insanelymac.com. It said that the one of cause of the problem is that there are mismatch between my kernel version and my System.kext. When I uname -a, my system says that I have kernel 9.2.0, but when I crosscheck my System.kext in my /System/Library/Extensions has the version 9.2.2 of System.kext! So I replace my System.kext with the old version, 9.2.0, repair the permission and then restart my system. After that, I need to check the kext system that has been loaded by the system. I wrote kextstat |grep “USB” in my terminal. The output just like below :

    36 7 0x2abbe000 0x28000 0x27000 com.apple.iokit.IOUSBFamily (3.1.0) <7 6 5 4>
    37 0 0x2ac12000 0xe000 0xd000 com.apple.driver.AppleUSBUHCI (3.1.0) <36 17 7 6 5 4>
    38 0 0x2ad36000 0x12000 0x11000 com.apple.driver.AppleUSBEHCI (3.1.0) <36 17 7 6 5 4>
    45 0 0x2af31000 0x2000 0x1000 com.apple.iokit.IOUSBUserClient (3.0.7) <36 6 5 4>
    49 0 0x2b317000 0xb000 0xa000 com.apple.driver.AppleUSBHub (3.1.0) <36 6 5 4>
    61 0 0x2b8ac000 0x4000 0x3000 com.apple.driver.AppleUSBComposite (3.0.0) <36 5 4>
    73 0 0x2a82d000 0x5000 0x4000 com.apple.iokit.IOUSBHIDDriver (3.1.0) <36 21 6 5 4>

    So, My IOUSBMassStorageClass was not loaded by the system, so I load manually with

    kextload -b com.apple.iokit.IOUSBMassStorageClass

    Then I once again check it with the kextstat |grep “USB”, it says that my IOUSBMassStorageClass is now loaded. Then I check by connect my USB Mass Storage to the port. And yes, its now working! Nice!

    I’ve installed some cool application like iLife (excluding the Garage Band *I don’t really need it now*), iWork 08, Adobe Photoshop CS3, Camino for the web browser, and some other cool applications. I even install Final Cut Pro and it working nicely. I can also using my USB Mass Storage as my backup disk of the amazing Time Machine apps.

    Source :

    1. InsanelyMac Forum

    2. OSX Scene Forum