Tulisan kali ini benar-benar cupu, tetapi siapa tahu diluar sana masih ada beberapa user yang mengalami permasalahan yang sama. Kebetulan saya sudah dahulu tahu, bukan pinter, jadi tidak ada salahnya saya menjawab pertanyaan anda sebelum anda menanyakannya.
Jika anda seperti saya, yang masih dalam fase transisi, menginstall linux+win pada hardisk yang sama dan bootloadernya anda letakkan pada MBR, maka permasalahan seperti ini seringkali muncul. Terlebih lagi ketika anda harus me-re-install win anda. Bisa dijamin MBR anda akan ditimpa oleh win, saya masih belum paham bagaimana menginstall win tanpa harus mengutak-atik MBR yang sudah ada, seperti opsi yang ada saat kita menginstall lin. Karena emang ga ada ya? Hehehehe.Atau ketika anda melakukan perubahan terhadap tabel partisi anda yang sekarang.
Read the rest of this entry ?

