Ada beberapa hal yang cukup membuat pusing hari ini. Pertama, yang pengen diselesaiin, ternyata harus rela mundur lagi buat besok, dan sepertinya bakal mundur lagi buat lusa. Kedua, ada yang lagi nyebelin banget, lagi ga konek kayaknya, padahal sebelumnya damai-damai aja. Entah salah siapa, yang jelas, lagi sebel-sebelan. Ketiga, berbagai pikiran dan pemikiran yang tidak terdefinisi yang banyak melayang-layang dikepala. Bikin bingung aja. Keempat, nafsu pengen punya ini punya itu, ngelakuin ini ngelakuin itu, pergi kesini pergi kesitu, yang harus tertunda sementara *entah sampai kapan.
Alhasil, malam ini ga bisa tidur. Sedikit baca postingan-postingan tanpa pemikiran, juga menuliskan beberapa postingan serupa untuk mereplynya *klop sudah jadi trit sampah tuh. Melek sambil mantengin leptop ini sambil berbaring tengkurap di kasur busa yang sudah tipis. Maklum, bukan hanya manusia yang berbaring diatasnya, tetapi gajah juga pernah ikut-ikutan bobo disini. Juga, tak lupa, tentang makanan, disamping tadi sudah terlahap indomie goreng lengkap dengan ubo rampe berupa 2 buah gorengan yang tak jelas apa namanya, tahu pake tepung ato tepung pake tahu, tahunya begitu kecil nyempil didalem tepung goreng, tak kirain bakwan, tapi ga ada sayurannya, berarti mungkin memang tepung isi tahu. Beberapa bulan terakhir kesulitan mengontrol pola makan, puasa sebulan pun sepertinya tak banyak menolong.
Udah hampir jam lima, sholat subuh, trus bobo dulu, ga ngantuk sih, tapi kewajiban. Casing badan wadag ku ini tak seharusnya terus di hidupin. Musti ada saat hibernatenya. Biar kondisi tetap terjaga. Tetapi sama aja deh kayaknya, begadang sampe pagi gini juga bikin casing badan wadag ga sehat. Semoga ga jadi penyakit. Hari ini rencananya mau nerusin yang kemaren, tetapi nunggu bangun bobo ntar, sudah dipatok bobonya cuma 3 jam maksimal. Ga perlu lebih. Ntar kalo mau nambah bobo, ntar siang aja. Wasyem, aku kok tura turu terus ngene jal?
Sampe jam ini belom ada kepastian jadi ke Pekalongan atau tidak, sepertinya tidak jadi hari ini. Bukan jalan-jalan, tetapi mau takziyah, Ibunda salah seorang kawanku meninggal kemaren sore. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga amal ibadah ibundamu dapat menjadi penolongnya dari segala siksa. Amin.
I hope this will be a wonderful morning, hope someone will come to my place, wake me up, and bring me breakfast: a very shiny sweet smile and ofcourse a box of food (well, I do still need food beside a wonderful smile), those will be a perfect breakfast for my soul and body. So, both my soul and body get their own nutrition. But I think those won’t be come true, will only lay and stay in the very deep of my box of hope. Ego, mine and her!
Praise to Allah, The Director of Life, Who can always impress me like with this wonderful story of relationship. Cannot find any other director who can direct a story, life story, as good as Him…
I remember something now, but I’m afraid I have to go to sleep first, my body and mind need to be hibernated for next few hours.
Hey, wait a minute! I wrote some of my post in English! Its amazing because I’m not able to write like this before. Or, it just a dream? Maybe just my hallucination, my mind and body seems not synchronized anymore. I NEED SLEEP!
Zzzzzzz…. (:|